MENDIKDASMEN: DIPERLUKAN KESIAPAN MENTAL UNTUK HADAPI TKA

29 January 2026
2 menit baca
MENDIKDASMEN: DIPERLUKAN KESIAPAN MENTAL UNTUK HADAPI TKA

Bintan, Pubkom BPMP Provinsi Kepulauan Riau - Pelaksanaan TKA SD dan SMP 2026 akan dimulai pada bulan April mendatang. Kemendikdasmen telah meluncurkan panduan TKA, termasuk jadwal sesi TKA SD dan SMP 2026. TKA dijadwalkan pada 6 s.d.16 April 2026 untuk jenjang SMP dan 20 s.d. 30 April 2026 untuk jenjang SD. 

Kemendikdasmen menyediakan kesempatan pelaksanaan susulan bagi satuan pendidikan yang belum dapat mengikuti pelaksanaan utama yaitu pada 11 s.d. 19 Mei 2026. Adapun pengolahan hasil akan dilakukan pada 20 s.d. 24 Mei 2026, dengan pengumuman hasil TKA secara nasional pada 25 Mei 2026.

Melalui siaran pers Kemendikdasmen Selasa (20/1), Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikdasmen Toni Toharudin, mengimbau satuan pendidikan untuk segera melakukan pendaftaran dan mempersiapkan seluruh aspek teknis pelaksanaan. 

“Kami mendorong satuan pendidikan untuk memanfaatkan masa pendaftaran ini sebaik mungkin, memastikan kesiapan data, infrastruktur, serta pemahaman teknis agar pelaksanaan TKA dapat berjalan lancar dan optimal,” tambahnya.

Pelaksanaan TKA merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menyediakan instrumen asesmen yang terstandar, objektif, dan kredibel guna mengukur capaian akademik murid pada jenjang pendidikan dasar. Hasil TKA diharapkan dapat dimanfaatkan secara luas oleh satuan pendidikan, orang tua, dan pemangku kepentingan pendidikan lainnya.

Sejalan dengan upaya tersebut, Mendikdasmen Abdul Mu'ti diberbagai kesempatan mengatakan, bahwa keikutsertaan dalam TKA bukanlah kewajiban. Siswa yang merasa belum siap, kata Mu'ti, memiliki pilihan untuk tidak mengikuti tes tersebut.

"Karena itu, yang tidak siap ikut TKA ya enggak usah ikut. Kecuali kalau diwajibkan, itu lain soal," jelasnya dikutip dari pemberitaan detik.com Rabu (28/1).

Mendikdasmen juga menyoroti pentingnya aspek kesiapan mental siswa dalam menghadapi asesmen akademik. Ia merujuk pada teori psikologi yang menempatkan mental readiness sebagai faktor krusial dalam proses belajar dan evaluasi.

"Kesiapan mental itu penting. Paling tidak kesiapan itu sudah dibangun sejak siswa menyiapkan berbagai strategi untuk mengerjakan soal," ujarnya.

Adapun tahapan TKA dilakukan sebagai berikut. Satuan pendidikan formal akan mengadakan empat gelombang ujian TKA. Di setiap gelombang akan terdapat empat sesi ujian, sehingga jumlah keseluruhan sesinya adalah 16 sesi ujian. Satuan pendidikan nonformal melaksanakan 1 gelombang ujian yang terdiri dari 4 sesi.

Untuk pengawasan akan diawasi oleh pengawas silang dari satuan pendidikan lain dan diawasi oleh Kemendikdasmen melalui konferensi Zoom. Informasi lengkap mengenai pendaftaran, jadwal, serta ketentuan pelaksanaan TKA SD dan SMP Tahun 2026 dapat diakses melalui kanal resmi tka.kemendikdasmen.go.id. (*)